Jumat, 01 November 2013

Nama : Indra Wahyu Nadia
Nim    : 11143103027

 

Contoh Proses Komunikasi Verbal yang Terjadi di Ruang Siber

Jawaban : dalam dunia siber proses komunikasi verbal yang dilakukan antar individu biasa dilakukan dilakukan dengan cara saling menulis pesan atau symbol tanda baca. Tanda baca biasanya digunakan pengguna siber untuk memberikan ekspresi dalam berkomunikasi. Berbeda halnya dengan kita yang berbicara didunia maya yang dapat bertatap muka langsung secara abstrak, dan dapat menggunakan lisan untuk mengungkapkan sesuatu. Contohnya saat kia berkomunikasi didunia maya kita sering menggunakan tanda seperti, tanda tanya (?) digunakan untuk bertanya tentang sesuatu hal yang ingin kita ketahui. Begitu juga dengan tanda seru (!) yang biasanya digunakan pengguna siber untuk memperjelas sesuatu atau menegaskan perkataan mereka. Berikutnya ada juga tanda koma (,) yang mengartikan pembicara berhenti sejenak. Dan masih banyak tanda lainnya yang sering digunakan oleh pengguna siber lainnya. Selain itu biasanya pengguna siber juga dapat bertatap muka langsung dengan lawan bicaranya namun dalam konteks ini kita tidak dapat melakukan aksi seperti halnya kita bertatap muka langsung. Cara ini disebut dengan video call dengan menggunakan akses internet.

Bentuk-bentuk komunikasi non-verbal yang ada diruang siber dan beserta contohnya.

Komunikasi non verbal diruang siber adalah penyampaian informasi ataupun pesan yang tidak berupa kata-kata. Namun, Diruang siber bentuk komunikasi non verbal dalam penyampaian sesuatunya yakni melalui symbol-simbol yang mewakili ungkapan emosi berupa gambar/symbol emotion, sepeti sedih, senang, berfikir, diam dll.
Contohnya saat kita sedang bersedih kita sering menggunakan emot sedih ( L ), begitu juga saat kita sedang senang kita sering menggunakan emot ini ( J ).

Etika komunikasi diruang maya dan contoh-contoh komunikasi yang tidak etis diruang maya.

Etika dalam dunia maya atau internet lebih dekenal dengan istilah Netiquette (Network Etiquette), yaitu semacam tata krama dalam menggunakan internet.
Netiket adalah etika dalam berkomunikasi dalam dunia maya, di bawah ini khusus untuk berkomunikasi dalam sebuah forum/milis:              
a. Jangan Gunakan Huruf Kapital      
Karena penggunaan karakter huruf bisa dianalogikan dengan suasana hati si penulis. Huruf kapital mencerminkan penulis yang sedang emosi, marah atau berteriak. Tentu sangat tidak menyenangkan tatkala Anda dihadapkan dengan lawan bicara yang penuh dengan emosi bukan? Walau begitu, ada kalanya huruf kapital dapat digunakan untuk memberi penegasan maksud. Tapi yang harus dicatat, gunakanlah penegasan maksud ini secukupnya saja, satu-dua kata dan jangan sampai seluruh kalimat/paragraf.
b. Kutip Seperlunya               
Ketika anda ingin memberi tanggapan terhadap postingan seseorang dalam satu forum, maka sebaiknya kutiplah bagian terpentingnya saja yang merupakan inti dari hal yang ingin anda tanggapi dan buang bagian yang tidak perlu. Jangan sekali-kali mengutip seluruh isinya karena itu bisa membebani bandwith server yang bersangkutan dan bisa berakibat kecepatan akses ke forum menjadi terganggu.     
c. Perlakuan Terhadap Pesan Pribadi              
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan kepada anda secara pribadi (private message), Anda tidak sepatutnya mengirim/menjawabny a kembali ke dalam forum umum.  
d. Hati-hati terhadap informasi/ berita hoax               
Tidak semua berita yang beredar di internet itu benar adanya. Seperti halnya spam, hoax juga merupakan musuh besar bagi para kebanyakan netter. Maka, sebelum anda mem-forward pastikanlah terlebih dahulu bahwa informasi yang ingin anda kirim itu adalah benar adanya. Jika tidak, maka anda dapat dianggap sebagai penyebar kebohongan yang akhirnya kepercayaan orang-orang di sekitar anda pun akan hilang.
e. Ketika 'Harus' Menyimpang Dari Topik (out of topic/ OOT)              
Ketika Anda ingin menyampaikan hal yang diluar topik (OOT) berilah keterangan, supaya subject dari diskusi tidak rancu.          
f. Hindari Personal Attack    
Ketika anda tengah dalam situasi debat yang sengit, jangan sekali-kali Anda menjadikan kelemahan pribadi lawan sebagai senjata untuk melawan argumentasinya. Sebab, ini hanya akan menunjukkan seberapa dangkal pengetahuan anda. Lawan argumentasi hanya dengan data/fakta saja, sedikit langkah diplomasi mungkin bisa membantu. Tapi ingat, jangan sekali-kali menggunakan kepribadian lawan diskusi sebagai senjata sekalipun ia adalah orang yang Anda benci. Budayakan sikap Diskusi yang sehat, bukan debat kusir.       
g. Kritik dan Saran yang Bersifat Pribadi Harus Lewat PM (Personal Message)             
Jangan mengkritik seseorang di depan forum. Ini hanya akan membuatnya rendah diri. Kritik dan saran yang diberikan pun harus bersifat konstruktif, bukan destruktif. Beda bila kritik dan saran itu ditujukan untuk anggota forum secara umum atau pihak moderator dalam rangka perbaikan sistem forum, Anda boleh mempostingnya di dalam forum selama tidak menunjuk orang per orang tertentu.
h. dilarang menghina, agama, ras, gender, status, dan lain sebagainya yang berpotensi menimbulkan debat kusir yang mengarah kesituasi yang emosional.              
i. Cara bertanya yang baik :  Gunakan bahasa yang sopan, Jangan asumsikan bahwa Anda berhak mendapatkan jawaban, Beri judul yang sesuai dan deskriptif, Tulis pertanyaan anda dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti,  Buat kesimpulan setelah permasalahan anda terjawab.
contoh-contoh komunikasi yang tidak etis diruang maya, adanya penginaan antar agama atau pun ras, status social, atau meng-update status yang dapat merugikan beberapa pihak yang berisikan hinaan atau ejekan terhadap suatu perusahaan tertentu atau lembaga tertentu.

Etika mengutip tulisan dari media siber.

Dalam mengutip berita pada media cetak, cukup menuliskan sumber referensi kutipan didapatkan dari mana. Misalkan sebuah media cetak menerbitkan artikel yang kutipan didapat dari media cetak lain cukup menyebutkan: sumber: Tabloid Pribadi.
Namun hal ini sangat berbeda ketika kita mengutip media Internet, contohnya artikel pada sebuah blog. Artikel tersebut tidak diharuskan menuliskan dari mana sumber kutipan tersebut berasal secara explisit. Namun yang harus dilakukan adalah melakukan tautan balik pada alamat di mana artikel tersebut didapatkan, kecuali jika sumber berasal dari media cetak.
Dengan tidak memberikan tautan balik maka sebuah artikel bisa disebut sebagai penyebar luas berita tanpa sepengetahuan pemiliknya. Alasan kedua adalah dengan adanya tautan balik ini, pembaca bisa menilai keabsahan dari artikel yang dikutip.
Selain itu kita juga harus mencantumkan nama penulis, judul, alamat web, dan tanggal mendownload.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar